Bara Tulisan

ketika rembulan menggantikan kehadiran hangatnya mentari

semua semakin terlelap dalam alunan melodi mimpi

rembulan yang dengan genitnya menilik dari balik himpitan awan sisa keteduhan rintik hujan

membuat temaram syahdu malam semakin membuat buaian alam bawah sadar

 

aku langkahkan jemari diatas papan ketik

mebentuk rangkaian kata-kata yang bahkan ku tak mengerti

tapi aku tahu jikas semua yang terpatri dalam layar adalah hasil karyaku

karya dari aliran pikiran dan kata hatiku

 

mata terasa berat, namun jemari tak semakin berat

seperti sedang menikmati melodi yang terus berputar

hingga kata-kata semakin menumpuk untuk disatukan

Tinggalkan komentar

Filed under Coretan Pribadi, Puisi Sajak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s