hampa

Hei…Coba kau tatap mentari
sinarkan cahaya kehidupan
ditemani kesejukan embun pagi

 

Hei…Coba kau rasakan hembusan angun pagi
tiupkan gelora semangat
disertai nyayian merdu gemeresek dedaunan

Hei…Coba kau dekatkan hatimu
berikan kehangatan cintamu
laksana dingin malam yang menghangat karena api

Semua kehidupan tlah kembali
kembali ramaikan kehidupan
kembali ramaikan nafas asmara

Hei cinta katakan padanya bahwa
ku teramat menyayanginya
tanpa ada sepatah kata yang membuatnya

“HAMPA”

Ghe 231108 06.00 P.U.J Kep. 1000

Tinggalkan komentar

Filed under Puisi Sajak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s